<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253</id><updated>2011-04-22T06:04:59.661+07:00</updated><title type='text'>MDR : Oleh-oleh ti Garut</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-4768094226098757158</id><published>2008-01-06T20:44:00.000+07:00</published><updated>2008-01-06T21:15:01.092+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hari ini kami kembali ke Kampung Lio lagi. Sekaligus untuk (lagi-lagi) membicarakan jadwal ngajar. Kami merasa yang di Kidul pun belum efektif karena ada 3 hari yang “terganggu” oleh kegiatan IRM. Kebetulan semua relawan di Kidul adalah anak-anak IRM. Sehingga aktifitasnya memang harus dibagi dengan kegiatan-kegiatan organisasi tersebut. Sebagian, kata Deni meminta ngajar jangan berhenti di hari kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemu lagi dengan Opik, yang mengatakan kalau pengajaran sepertinya belum bisa dilaksanakan karena relawan sedang bingung tentang konflik yang terjadi di masyarakat setelah Rembug Warga pertama kemarin-kemarin. Rembug Warga ternyata ada yang menyebutnya sebagai biang konflik di kampung Lio. Setelah selesai Rembug Warga, ternyata ada perbincangan-perbincangan tidak “mengenakan” yang ditunjukkan kepada para relawan, maupun saling berprasangka di antara warga kampung Lio. Konflik terbesar adalah lagi-lagi atas prokontra adanya Cafe yang suka “bikin bising” sebagaian warga Lio yang tepat berada di belakang Cafe tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, ada Pak Asep dan Fuji. Fuji mengatakan hal yang sama tentang jadwal pelatihan. Dia yang adalah ketuanya di Lio, sedang pusing-pusingnya memecahkan konflik tersebut. Hal itu terlihat dari cara ngomongnya dan raut mukanya yang aduuuhhhh kasian buanget deh pokoknya...yu, kayaknya dia memang lagi pusing. Kemudian Pak Asep lumayan meneduhkan masalah ini yang mengatakan sebetulnya masalah-masalah yang timbul di masyarakat sudah ada jauh sebelum CDASC datang. Hanya dipendam. Dan waktu mengadakan Rembug Warga kemarin2 semuanya justru jadi terbuka. Selalu ada nilai positifnya. Pak Asep adalah seorang pelukis, beliau punya sanggar sederhana yang digunakan untuk mengajar lukis kepada anak-anak. Wahhh....mudah-mudahan saya bisa belajar di kemudian hari. Dan beliau juga menjanjikan itu asalkan kami mengajarkan Corel dan Photoshop dulu. Akhirnya, malah beliau yang sangat semangat untuk belajar Corel dan Photoshop, sekaligus katanya pengen belajar multimedia hihi....seandainya kita mempunyai banyak waktu....&lt;br /&gt;Ketika kami menyarankan untuk bikin mural, beliau sangat tertarik sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 2 siang kami kembali ke rumah untuk melanjutkan “ngutak-ngatik” logo FASB.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-4768094226098757158?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/4768094226098757158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=4768094226098757158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/4768094226098757158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/4768094226098757158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2008/01/hari-ini-kami-kembali-ke-kampung-lio.html' title=''/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-1428226825904830191</id><published>2008-01-02T02:22:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T02:27:03.879+07:00</updated><title type='text'>Visi Misi Forum Anak Siaga Bencana</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari ke-17&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pagi-pagi sudah turun hujan. Untungnya, kami masih terfokus untuk merencanakan pembuatan identitas FASB. Jadi, kami tidak merencanakan pergi keluar Panawuan. Deni sedang membuat beberapa sketsa tentang tema kampanye untuk didiskusikan nanti kepada para relawan. Belum tentu konsep yang disketsakan tadi akan dipakai, tapi nanti sepertinya akan menjadi bahan diskusi yang menarik dengan para relawan. Saya pergi ke beskem Lebak ingin melihat-lihat data laporan hasil rembug warga yang ternyata masih belum beres juga. Saya mengerti, memang sepertinya butuh waktu yang cukup lama untuk membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai di beskem, ada Mang Dede, ketua RW O7 dan ketua relawan Panawuan Lebak (PanLeb) sedang membaca koran sambil tiduran. Ternyata, Pak RW yang jenius ini baru pulang dari sawah yang katanya pulang karena hujan. Yups, menurut saya beliau memang jenius. Dialah yang membuat alat peraga simulasi bencana beberapa bulan ke belakang yang katanya membuat kagum para tamu yang datang saat acara simulasi bencana diadakan. Dialah ‘motornya’ PanLeb. Saya lihat, bapak ini senang membuat tulisan-tulisan di kertas yang tercecer di beskem. Hebat saya pikir, harusnya anak muda yang berpikir seperti beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan dzuhur tiba, saya masih mengajari Feri yang nanya ini itu mengenai Photoshop. Feri memang termasuk yang paling jago Corel dan Photoshop daripada yang lainnya. Kami senang melihatnya punya semangat belajar desain. Mang Dede tiba-tiba menyodorkan sebuah sketsa untuk logo FASB. Menarik, karena ternyata gambarnya hampir mirip dengan konsep yang saya pikirkan (yang gambarnya sudah dibuat oleh Deni). Hanya berbeda sudut pandang berpikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini memang cukup menyenangkan, karena ternyata niat untuk mengumpulkan setidaknya perwakilan dari ketiga beskem dapat terwujud. Malah saya sangat kaget ternyata banyak juga yang hadir melebihi perkiraan saya. Pertemuan dijadwalkan setelah sholat maghrib. Umed juga hadir sebagai “penghangat” (hehe....). Wacana yang didiskusikan ternyata lebih banyak (dan lama) membahas tentang Visi dan Misi FASB. Tetapi sangat menarik, karena saya tidak menyangka akan “seserius” ini. Serius tapi santai, sambil makan bandros hehe....Cukup demokratis sepertinya, hampir semuanya terlibat dalam diskusi tersebut. Lagi-lagi, saya melihat sebuah proses. Proses, proses, proses.....mungkin itulah setidaknya yang bisa saya ambil sebagai pelajaran dari bidang desain yang selalu mendengungkan “proses” sekaligus sebagai “penyeimbang” atas anggapan tentang desain yang cenderung mengatasnamakan kapitalisme. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-1428226825904830191?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/1428226825904830191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=1428226825904830191' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/1428226825904830191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/1428226825904830191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2008/01/visi-misi-forum-anak-siaga-bencana.html' title='Visi Misi Forum Anak Siaga Bencana'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-4004445581169492158</id><published>2008-01-01T02:06:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T02:17:01.053+07:00</updated><title type='text'>Situ Cangkuang yang Indah dan Musibah yang Mengerikan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari ke-16&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekarang-sekarang ini, sepertinya cuaca sedang “bad mood”. Saat ini mendung, beberapa menit kemudian panas, lalu hujan. Itulah juga gambaran pagi ini. Mau melanjutkan rencana presentasi tentang logo FASB belum bisa karena sebagian relawan masih di Papandayan sepertinya. Terlalu pagi. Pasti mereka butuh istirahat setelah kembali. Saya pun akhirnya mengajak Deni ke Situ Cangkuang untuk menambah wawasan tentang kebudayaan Garut. Kata teh Yanti, di sana ada museum (kecil) yang mungkin bisa menambah inspirasi. Saya pernah menanyakan ke beberapa orang di sini perihal museum di Garut. Ternyata tidak ada, kecuali di sana. Kami pun berangkat....mega di atas kami sangat putih, sedangkan di Gunung Guntur yang sangat dekat dengan Panawuan sedang mendung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang saya bilang tadi, cuaca memang sedang tidak menentu. Baru saja pergi sekitar 2 km, hujan rintik-rintik. Makin dekat dengan lokasi Candi, sepertinya sudah hujan tadi pagi. Melihat ke langit, memang sangat unik. Sisi lain cerah, yang lain mendung, ada pula sepertinya kawasan yang sedang turun hujan. Kalau di bayangkan, di photoshop, seperti beberapa file imej dengan gambar yang sama tapi mempunyai tingkat saturasi yang berbeda-beda (hehe...mulai ngelantur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, saya ingin ke Situ (danau.red) Cangkuang karena sudah lama tidak naik rakit. Ingat waktu kecil dulu di kampung yang tidak terlalu jauh dari sebuah danau kecil yang suka dipakai berenang, juga bermain rakit punya tetangga saya yang kebetulan masih menjadi kuncen sebelum danaunya dibeli oleh salah satu perusahaan air mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situ Cangkuang terletak di Kecamatan Leles, masih termasuk kabupaten Garut. Tidak terlalu jauh dari pusat kota. Mungkin hanya beberapa kilometer. Ada yang menyebut Candi Cangkuang, karena memang ada sebuah candi peninggalan abad 8M. Kediaman Syekh Arif Muhammad ketika menyebarkan Islam di sana. Yang paling menarik bagi saya adalah Komplek Rumah Adat Kampung Pulo yang berhadapan dengan gerbang masuk Candi. Dalam komplek tersebut, hanya ada 7 rumah (termasuk 1 mushola) panggung adat Sunda. Tujuh rumah ditujukan kepada putra-putri Syekh Arif Muhammad yang berjumlah 7. “Imah Panggung” yang masih dipertahankan keasliannya tersebut mengingatkan kepada rumah kakek buyut saya dulu. Saya ke wc umum sebentar, ternyata lumayan gelap padahal di luar sangat panas. Ternyata wc tersebut tidak pakai lampu, hanya ada “damar” yang tidak menyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, merenung di atas rakit sambil menatap sejauh mungkin sangat menyenangkan...tenang...tenteram....Angin kencang, membuat rambutku yang sudah kurang terurus melambai-lambai ke belakang. Lalu berpikir dalam hati, “coba bawa Camcorder”, pasti keren. Sekalian bikin “pidioklip-pidioklipan” lagu Sunda yang sekarang lagi “booming”, Kabogoh Jauh, edun siganamah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pulang, di tengah perjalanan macet. Ada apa gerangan. Ternyata ada mobil dengan plat B tertimpa pohon besar yang roboh akibat angin kencang. Memang, ketika kami berada di Candi Cangkuang pun anginnya kuencang sekali. Beberapa cabang dan ranting pohon di sekitar candi seringkali berjatuhan. Di sini pun sepertinya begitu. Hingga pohon sebesar itu bisa roboh. Saya pun langsung mendekati pusat kejadian dengan membawa kamera digital. Potret sana-sini, meskipun ada rasa ngilu karena ternyata kejadiannya parah sekali. Saya melihat darah di jajaran jok tengah. Pohon tersebut ternyata hampir sampai ke lantai mobil. Lalu membayangkan seperti apa orang-orang yang di dalamnya. “Apakah mereka selamat?” sepertinya kemungkinannya sangat kecil. Sementara sebagian warga membantu memotong-motong pohon yang numpang pada kendaraan tadi, sebagiannya lagi saya lihat sibuk dengan urusannya sendiri. Mengambil kayu hasil potongan tadi untuk dijadikan kayu bakar. Mungkin untuk dibagi-bagi ke seluruh warga? Atau untuk dirinya sendiri? Entahlah....Yang jelas, bencana tidak selalu membuat semua orang bersedih...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30zb_g6hwI/AAAAAAAAAEg/vP_4MVLqixc/s1600-h/16.+Cangkuang_Blog.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151330104780687106" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30zb_g6hwI/AAAAAAAAAEg/vP_4MVLqixc/s400/16.+Cangkuang_Blog.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-4004445581169492158?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/4004445581169492158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=4004445581169492158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/4004445581169492158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/4004445581169492158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2008/01/situ-cangkuang-yang-indah-dan-musibah.html' title='Situ Cangkuang yang Indah dan Musibah yang Mengerikan'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30zb_g6hwI/AAAAAAAAAEg/vP_4MVLqixc/s72-c/16.+Cangkuang_Blog.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-4216638544371303464</id><published>2007-12-31T01:54:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T02:03:38.453+07:00</updated><title type='text'>Hepi Nyu Yeurr</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari ke-15&lt;br /&gt;Pagi-pagi saya sudah bangun soalnya ada rencana mendiskusikan pembuatan logo dengan Denden dan para relawan. Draft (hanya corat-coret.red) yang mau dipresentasikan pun sudah dicatat. Isinya, uraian materi yang harus diterangkan nanti waktu ngumpul mengenai pembuatan logo FASB (Forum Anak Siaga Bencana). Menurut rencana, prosesnya harus melibatkan relawan (meskipun tidak seluruhnya) dalam proses pembuatan logo tersebut. Pelibatan diharapkan akan memunculkan impresi dan rasa memiliki para penggiat komunitas terhadap logo yang akan dibuat. Terlebih lagi, para penggiat di komunitas ini diharapkan bisa mandiri ketika beberapa bulan ke depan akan ditinggalkan oleh organisasi “induknya” (apakah istilahnya seperti itu..??), CDASC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata semuanya tidak berjalan dengan lancar. Memang, karena agenda ngumpul tidak kami “sebarkan” secara serius. Kami hanya membicarakan ini dengan para relawan sebagian. Itu pun tidak disampaikan terlalu serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lupa bahwa hari ini sebagian orang akan merayakan hari tahun baru. Tadi pagi ketika beli rokok ada Kang Ao bawa ransel yang memberitahu saya akan berangkat ke Papandayan dengan beberapa relawan lain. Sejam kemudian saya pergi ke beskem Lebak, ternyata memang, tempat yang biasa rame menjadi sepi, cuma ada Kang Eki yang justru biasanya tidak terlalu sering mengunjungi beskem. Saya pun kembali ke rumah (Teh Yanti). Kami berdua bingung, harus ngapain hari ini. Deni masih nerusin nge-trace gambarnya yang kemarin lusa baru di-scan. Saya pun iseng sms Sansan, menanyakan sudah mengerjakan apa saja di Bantul sekalian menanyakan no. hp Ata. Hasilnya, lumayan. Saya dan Deni bisa ada alasan untuk tertawa hahahaha. Ternyata bukan kami saja yang gelisah...komo Ata mah cenah heuheu...dah sebulan gelisah, “gelo siah” kata Ata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bingung (bingung wae iyeumah ceuk PFahmi teh heuheu.....punten Bos) mau ke mana hari ini. Saya pun bertanya kepada Teh Yanti yang kebetulan sedang berada di rumah mengenai cara mengumpulkan (setidaknya) perwakilan relawan dari masing-masing beskem. Sampai saat ini, susah sekali sepertinya mengumpulkan mereka karena punya agenda yang berbeda-beda. Seperti di kampung Lio, saat ini masih mempunyai agenda Rembug Warga, tapi di Panawuan Lebak sudah beres pada hari kedua setelah kedatangan kami. Teh Yanti pun mengatakan “Insya Allah saya bisa mengumpulkan mereka”. Sebetulnya, bisa saja kami hanya melibatkan relawan di Panawuan saja, tapi dikhawatirkan akan terjadi “kecemburuan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari pertanyaan tadi, ternyata akhirnya kami dan Teh Yanti ngobrol segala macem. Curhat sudah pasti hehe...tapi beliau banyak sekali menerangkan “tentang hidup”, dan hampir selalu begitu setiap kami membicarakan sesuatu. Selalu ada pelajaran berharga yang dapat kami ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan Ashar berkumandang, kami harus bersiap-siap pergi ke Kidul untuk mengajar. Tidak seperti biasanya, saya bawa laptop untuk sekalian mengetik “dongeng” hari ini di sela-sela ngajar. Biasanya, saya tulis dulu ke buku kecil, tapi menurut pengalaman hari-hari yang lalu, tiap malam ketika membuka buku kecil dan akan menuangkannya dalam “mikrosop weud”, waduuuhhh langsung pening meeennn.....pabaliut jeung tunduh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung (bingung deui??) nyerita na oge ari teu ka mana-mana mah nya...Oh iya, tadi pagi ketika beli kopi Abese Moka, saya ketemu sama Ki Barzah pendekar silat tea, dia mengajak kami malam ini (sekarang berarti!) ke alun-alun yang katanya suka rame pada malam tahun baru-an, sekalian bawa Camcorder buat iseng2 nge-shot katanya. Tos heula ah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari Raya Tahun Baru bagi Anda yang menunaikannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-4216638544371303464?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/4216638544371303464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=4216638544371303464' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/4216638544371303464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/4216638544371303464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2008/01/hepi-nyu-yeurr.html' title='Hepi Nyu Yeurr'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-7652664284796455226</id><published>2007-12-29T01:28:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T01:50:56.043+07:00</updated><title type='text'>Wow!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari Ke-13&lt;br /&gt;Lagu &lt;em&gt;runaway-&lt;/em&gt;nya &lt;em&gt;The Corrs&lt;/em&gt; memang indah, apalagi kalau sambil lihat vokalisnya :) Lumayan untuk menemani dirikyu di saat melepas lelah sambil ngetik “dongeng” hari ini. Tapi bukan lagu itu yang membuat hari ini saya katakan “Wow!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini yang PFahmi sebut sebagai “kegelisahan”. Bisa dikatakan, kemarin saya (dan Deni juga sepertinya) mulai merasakan kegelisahan-kegelisahan tersebut. Berbeda dengan kekhawatiran. Kegelisahan yang positif (mudah-mudahan). Kami mulai benar-benar memahami bahwa sesungguhnya DESIGN memang sebuah PROCESS. Kenapa? Karena sekarang kami sedang “berpetualang” dalam “proses” tersebut. Seperti yang PFahmi katakan tadi pagi saat chating, “desain teh multidisplin, aya keterlibatan proses, bukan cuman proses visualisasi”. Saya jadi teringat kepada teman baik saya dulu, dia mengatakan kepada saya bahwa kata DESIGN bisa diganti dengan kata PROCESS. Waktu itu saya masih semester pertama, dia satu tahun di atas saya, juga seorang mahasiswa DKV. Saya malah bengong, “naha ujug2 proses?? teu nyambung”. Wajarlah... namanya juga masih ABG heuheu.....Perkiraan dulu, desain hanya bergelut dengan korel, potosop, ples, adob iloestrator, de el el.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke kegelisahan tadi. Banyak jalan menuju Roma (heuheu...biar tidak terlalu serius). Banyak cara menghilangkan kegelisahan. Yang pertama tentu saja kami lapor dulu ke PFahmi tadi malam sekalian minta jurnal desain Padang barangkali kami dapat bayangan apa yang harus dilakukan berikutnya. Akhirnya PFahmi mengajak kita untuk chating besok paginya (tadi pagi). Tadi pun kami bangun pagi sekali, tapi bukan untuk chating sama PFahmi yang sudah dijadwalkan jam 8 :) Kami malah mengerjakan laporan Rembug Warga yang katanya pengen didesain seperti majalah Concept (euleuhhh....hebat). Memang, kebiasaan buruk, ada saja alasan untuk terlambat, meskipun sudah zaman postmodern, masih ada saja istilah jam karet. Kami pergi ke warnet jam 10an. Itupun setelah PFahmi meng-sms yang katanya sudah online dari tadi. Beliau memang sangat baik sekali (heuheu.....jangan ge er), masih saja menyempatkan waktunya untuk mendengarkan kegelisahan kami walaupun katanya sangat lapar karena belum sempat sarapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Curhat” pun berlangsung. Ternyata sekarang jauh lebih terbuka daripada ketika saya masih menjadi mahasiswanya heuheu.....menyenangkan! Setidaknya kami punya bayangan yang lebih jelas apa yang harus dilakukan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya gelisah? Saya punya ilustrasi seperti ini. Alkisah, kami adalah tikus paling tampan (heuheu....punten Deni) yang sedang mencari makanan di dapurnya seorang manusia. Kami senang karena ternyata (kami pikir) umat manusia itu baik sekali. Di hadapan kami ada sepotong keju menggantung pada sebuah kawat besi. Spontan, kami berdua saling menatap, kemudian tertawa sambil berlari penuh semangat hendak mengambil keju yang menggantung tadi karena sudah terlalu lapar! Apa yang terjadi.....ternyata kami terperangkap oleh jebakan manusia. Keju tadi adalah umpan agar kami masuk ke kotak yang terbuat dari kawat besi itu (Senteg.red). Kami pun mulai gelisah, tidak ada jalan keluar, kami pun beberapa saat saling terdiam, merenung, saya harus meminta saran atau memberi saran, Deni pun juga sepertinya sedang berpikir serius. Malam semakin gelap, sepi, hanya suara-suara serangga malam yang terdengar di luar seperti malam-malam kemarin. Satu yang pasti, kami sedang berpikir untuk keluar dari kebuntuan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heuheu.....nyambung teu nya ilustrasina. Tapi setidaknya itulah yang terjadi tadi malam antara saya dan Deni...(bukan masalah tikusnya). Setidaknya lagi, saya masih bisa berpikir (tidak) waras dengan masih sempat membuat cerita fiksi di atas hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to reality.....&lt;br /&gt;Sekitar jam 13.30 kami kembali ke beskem Lebak untuk nge-print Jurnal Desain Padang. Saya kemudian nelfon Fuji ketua relawan di Kampung Lio yang lagi-lagi sulit dihubungi. Kemudian kembali ke rumah Teh Yanti untuk menentukan materi pengajaran yang hari ini adalah hari pertama kami mengajar di beskem Kidul. Deni meneruskan me-layout laporan Rembug Warga, sementara saya melamun (hehehe...). Kemudian Denden datang sesaat sebelum Ashar. Kortim ini saya lihat sedang sibuk-sibuknya. Sekalian dia mengingatkan kami untuk mengajar di beskem Kidul. Sesekali saya bertanya kepadanya. Katanya di Garut belum ada LSM yang fokus terhadap antisipasi adanya bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 4 lebih kami bertiga berangkat ke beskem Kidul. Ada Kang Riki dan satu orang lagi saya lupa namanya. Ternyata mereka berdua belum tahu pelatihan dimulai hari ini. Saya nengok ke Denden, kata dia, sengaja tidak dikasih tahu karena sekarang kita ngobrol-ngobrol bebas aja dulu biar saya dan Deni tahu situasi di sana (?). Menarik bagi saya, di Kidul banyak penggiat yang usianya masih muda, diantaranya masih sekolah. Berbeda dengan Lebak yang kebanyakan sudah lulus kuliah atau bahkan sudah berkeluarga. Jika kami merasa kagum akan semangat para penggiat di beskem Lebak ketika belajar bahasa Inggris, Corel, Photoshop, kami mengharapkan yang di beskem Kidul ini seharusnya akan lebih semangat lagi dengan jiwa mudanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari menjelang malam, tapi langit masih cerah, rokok saya matikan. Relawan yang lain pun satu perdua berdatangan. Ternyata di sini sepertinya akan lebih banyak yang belajar. Kata Denden, malah ini belum hadir semua. Saya hitung, ada 13 orang. Suasana pun semakin hangat. Tanpa disadari kapan mulainya, kita semua sudah masuk dalam “forum diskusi” tidak formal yang sangat interaktif. Hampir setengahnya materi DKV yang akan kami terangkan kepada mereka, sudah dibahas dengan tidak sengaja terpancing oleh pertanyaan-pertanyaan mereka seputar desain. Padahal, kami belum akan (belum akan?) masuk materi hari ini. Diantara kami, ada yang namanya Asep yang kata relawan lain agak pemalu. Setelah didorong untuk bertanya oleh teman-temannya, akhirnya dia pun bertanya. “Gimana kalau yang tidak bisa melihat? Apakah karya desain tidak bisa dinikmati oleh orang yang tidak bisa melihat?”. Waduuuh! Pertanyaan yang bagus saya pikir. Bahkan saya pun yang notabene sudah belajar DKV selama 5thn belum pernah kepikiran akan pertanyaan tersebut. Dan, saya pun belum pernah menemukan wacana yang membahas pertanyaan tadi (mungkin karena jarang baca hehe...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira, pertanyaan tadi adalah pertanyaan serius yang harus dijawab oleh seorang desainer, bukan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-7652664284796455226?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/7652664284796455226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=7652664284796455226' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/7652664284796455226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/7652664284796455226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2008/01/wow.html' title='Wow!'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-6128606068698564082</id><published>2007-12-27T00:46:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T01:24:55.190+07:00</updated><title type='text'>Batik Garutan - Perpustakaan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari ke 11&lt;br /&gt;Hari ini kami pergi ke pengrajin Batik Tulis Garutan. Meskipun ada beberapa tempat dan galeri, kami hanya mengunjungi satu tempat. Yaitu Batik Garutan RM. Saya mengajak Deni ke tempat yang tidak terlalu jauh dari beskem itu. Tepatnya di jalan Papandayan yang hanya berjarak sekitar 1km. Masih sekitar kawasan alun-alun. Dulu, saya lumayan sering ke sini waktu kuliah. Iyalah, Tugas Akhirnya memang tentang Batik Tulis Garutan :) malahan saya mengambil tema Batik Garutan pada empat mata kuliah hehe...Saya selalu salut kepada para pengrajin ini, “kuatan”, rumit, teu kabayang. Batik Tulis menurut saya sangat luar biasa, karya yang mengagumkan, hasil dari sebuah proses, hasil dari sebuah kerja keras, hasil dari ketekunan dan kesabaran yang luar biasa! Proses mewarnai satu warna pun butuh waktu yang sangat lama. Satu kain panjang (sekitar 120cm x 260cm) membutuhkan waktu 1 sampai 2 bulan. Gila! Salut! Padahal kalau di CorelDraw hanya butuh waktu beberapa menit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduuuhhh senang sekali rasanya waktu datang ke galeri Batik Garutan tadi. Senang karena ternyata ada Ibu Uba Muharram (Owner RM, “sesepuh” Batik Garutan) dan suaminya. Soalnya jujur saja, susah sekali menemui beliau untuk wawancara waktu kuliah dulu. Beliau sangat sibuk. Dari sekian sering saya ke galerinya termasuk yang di Bandung, selama 2 tahun, saya hanya pernah bertemu 1 kali. Itupun tidak sempat ngobrol panjang lebar karena beliau sedang terburu-buru. Beliau pun sangat ramah sekali menyambut kami karena ternyata masih mengenal wajah saya katanya hehe....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena sekarang sedang musim hujan, kata beliau, warna yang sedang banyak diminati oleh konsumen sekarang ini adalah merah maroon. Berbeda dengan musim kemarau, karena udaranya cenderung panas, konsumen lebih memilih warna-warna lembut seperti biru soga yang sangat khas Garutan. &lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perjalanan hari ini kami lanjutkan untuk mencari literatur tentang Garut dengan kebudayaannya. Kami pergi ke perpustakaan daerah yang jaraknya sangat dekat dengan tugu masuk ke kampung Panawuan. Berhadapan dengan Rumah Sakit Umum Dr. Slamet Garut. Seperti yang sudah diduga, karyawan perpustakaan pun bingung ketika kami menanyakan buku-buku yang berhubungan dengan kebudayaan Garut. Saya mendapatkan satu buku yang berjudul “Garoet Kota Intan”. Entah Deni baca apa karena kita berada di ruangan yang berbeda. Baru saja baca beberapa halaman, ternyata seorang ibu berseragam dengan sangat ramah memberi tahu saya bahwa waktunya telah habis. Ohhww saya lupa ternyata sekarang sudah hampir setengah empat sore. Sudahlah, mungkin besok hari kami bisa kembali lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30ghvg6hvI/AAAAAAAAAEY/5ZmAqcruIbA/s1600-h/11.+Batik.JPG"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151309312844007154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30ghvg6hvI/AAAAAAAAAEY/5ZmAqcruIbA/s400/11.+Batik.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-6128606068698564082?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/6128606068698564082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=6128606068698564082' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/6128606068698564082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/6128606068698564082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2007/12/hari-ke-11-hari-ini-kami-pergi-ke.html' title='Batik Garutan - Perpustakaan'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30ghvg6hvI/AAAAAAAAAEY/5ZmAqcruIbA/s72-c/11.+Batik.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-8475565642272244415</id><published>2007-12-23T22:28:00.001+07:00</published><updated>2007-12-25T23:49:00.129+07:00</updated><title type='text'>Keliling Kampung</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;23Des&lt;br /&gt;Lagi-lagi...lagu Letto yang bertajuk “Sebelum Cahaya” menjadi soundtrack mimpi saya dan Deni. Tapi, kali ini terdengar lebih kencaang!!, sehingga mengganggu tidur saya (mungkin juga Deni) pagi ini hehe.... Ketika saya keluar dari kamar, relawan yang suka dipanggil Ici sedang mengutak-ngatik photo kang Gogon dengan Photoshop sambil menikmati lagu bagus tetapi sayang menjadi soundtrack sinetron kampungan itu. Nyawa belum terkumpul semua, mata masih sepet, sepertinya tak rela meninggalkan bantal putih yang selalu menemani saat tidur. Sedikit kesal pun tetap ada, jam dinding yang mirip kompasnya Jack Sparrow dalam film Pirates of The Carribean yang selalu ngaco menunjukkan jam 05.44. Saya tahu itu salah. Kemudian balik lagi ke kamar, lihat jam di hp.......Waaaaaahhhhh! pantesan! Sekarang sudah jam 11 siang! Padahal, tadinya kita mau berangkat ke Kerkop, sebuah lapangan olahraga di bilangan Merdeka yang suka dipake jalan-jalan masyarakat Garut pada Minggu pagi. Mirip minggu paginya Gasibu di Bandung lah, hanya di sini jauh lebih terawat! Yang jualan, cuma nongkrong, yang cari sarapan, dari balita sampe Abah Ema ada semua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Tadi malam kami “nongkrong” di warnet sampe jam 3an untuk melihat-lihat blog residen lain sekalian posting perdana cerita kami. Wajar saja kalau kami kesiangan :) Kesal pun dengan tiba-tiba menghilang karena ternyata Ici (mungkin) sengaja membangunkan kami dengan mengeraskan volume speaker, dia dan relawan lain mengajak kami ke acara syukuran Sunatan cucu kembar mbah Warma yang hanya terhalang oleh 3 rumah dari beskem.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Kembali ke beskem, sebagian masuk beskem, yang lain di luar, termasuk saya. Tong...tong...ada tukang es corong lewat. Persis di depan beskem, ada kolam kecil. Dua kolam lain yang jauh lebih besar berada di samping kiri beskem. Dua kolam tersebut masing-masing berada di samping kanan dan belakang TK Aisyiah pimpinan Teh Yanti yang selalu mengajak kami untuk tinggal di rumahnya. Bangunan sederhana di atas tanah wakaf itu, berpagar bambu dengan cat warna-warni seperti warna wahana bermain anak yang ada di dalamnya. Bagian depan dominan warna pink kusam dan biru, kecuali jendelanya yang berwarna-warni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Dari beskem, menuju jalan besar kampung , nengok ke kanan, saya melihat warna hijau lebih dominan, warna biru urutan kedua, sisanya putih, pink dll. Ke arah kiri, tetap hijau lebih dominan. Dari persawahan sebelah barat, melihat ke perkampungan, bukan warna yang lebih menonjol, tetapi dinding2 belakang rumah warga yang belum dipelur, sehingga yang terlihat hanya batu bata yang menyusun dinding2 rumah warga. Ternyata kondisi rumah seperti itu memang dominan di kampung Panawuan. Bangunan-bangunan (rumah) terlihat sudah “berumur” apalagi ketika masuk ke dalam perkampungan. Kusam karena debu atau memang sudah lama. Adapula yang merupakan bangunan baru. Rumah-rumah baru pun sepertinya banyak yang tidak rampung. Kebanyakan sudah pakai lantai, ada beberapa rumah panggung. Rumah yang masih memakai bilik cuma beberapa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Di tengah Kampung Panawuan Tonggoh ada sungai selebar kurang lebih 1meter. Sepertinya ada beberapa atau mungkin banyak warga yang suka buang sampah di situ. Dampaknya dirasakan oleh warga Kampung Panawuan Lebak terutama yang terletak di pinggir sungai. Jika musim hujan seperti sekarang, air meluap bersama sampah2 itu ke sekitar rumah warga Panawuan Lebak. Dulu, kata Kang Ao yang memandu kami keliling kampung hari ini, sungai ini lebar sekali. Sekarang, tanpa pakai jembatan pun kita masih bisa nyebrang dengan meloncat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Kami mampir dulu ke rumah salah seorang tokoh masyarakat Panawuan Tonggoh. Warga menyebutnya Pak Mun, nama lengkapnya Pak Munawar. Beliau mengisi pengajian di 4 mesjid, mengajar bahasa Sunda dan bahasa Arab di tempat lain. Yang paling hebat kata warga adalah beliau juga mengurusi arisan 4000 orang warga kampung Panawuan. Saya sangat terkejut ketika Kang Ao mengatakan, Pak Mun itu baru berumur kira2 26 tahun! Sebutan “Pak” kepadanya karena masyarakat sangat menghormatinya. Lahir dari keluarga yang sangat sederhana, dia laki-laki yang ulet, tak kenal lelah dan penuh semangat. Bahkan, ada warga yang suka menyebutnya “Haji”. Sayang, kami tidak dapat menemuinya hari ini karena beliau tidak ada di rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Hampir setiap saya berdiri, saya selalu melihat warna hijau dan/atau biru. Namun kesimpulan sementara ini, hijau sepertinya lebih banyak. Sepertinya hamparan sawah yang hijau membawa warna ini ke level “top of mind” dalam otak masyarakat. Warna biru sepertinya terpengaruh oleh warna identitas salah satu partai dan organisasi Islam yang paling dominan di daerah ini. Saya mencatat, ada 5 rumah bergaya artdeco (mungkin? P Fahmi yang lebih tahu) di Panawuan Tonggoh, salah satunya telah di potret. Kami tidak bisa mengambil gambar banyak, karena habis batere :).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R3ElWPg6hoI/AAAAAAAAADg/ov-FKAaYq14/s1600-h/100_7089.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R3ElWPg6hoI/AAAAAAAAADg/ov-FKAaYq14/s320/100_7089.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147936913113122434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Ada 6 orang warga sedang “ngadu muncang“ yang menjadi salah satu masalah di kampung Panawuan. Permainan yang suka dipakai judi oleh beberapa warga ini sering menjadi bahan perbincangan. Kami mampir dulu ke rumah Denden, warna catnya juga hijau. Fasilitator CDASC ini termasuk orang yang dihormati masyarakat. Setiap kita pergi kemana-mana, selalu ada yang menyapanya dengan akrab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Masyarakat mengakui keberadaan CDASC memang sangat berpengaruh terhadap perubahan yang terjadi. Menurut Kang Ao, dulu ketika SMA, susah sekali mengajak teman sekolah ke rumah karena pada waktu itu, Panawuan sangat kacau. Pihak keamanan pun sering sekali datang waktu itu. Perubahan terjadi sekitar tahun 2002, dan CDASC yang datang di awal tahun ini memang sangat membantu. Warga masyarakat Panawuan sepertinya sudah sangat mengenal organisasi ini meskipun di beskem tidak ditempeli identitas visual yang memadai. Tidak bisa  dipungkiri ada juga sebagian warga yang  "sinis" terhadap CDASC.  Mungkin kami  bisa menemukan  penyebab2nya nanti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Semua kegiatan yang dilakukan masyarakat murni inisiatif sendiri karena pemerintah setempat tidak terlalu peduli dengan keadaan kampung. Mang Dede, ketua relawan Panawuan Lebak yang sekaligus ketua RW 07, merupakan penggerak kegiatan di Panawuan Lebak. Selama kami di sini, Pak RW ini hampir tiap hari datang ke beskem walaupun cuma sekedar nongkrong. Menurut relawan, beliau bisa lebih aktif bersosialisasi terhadap masyarakat lewat adanya program CDASC, bukan karena adanya bantuan atau program pemerintah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;Setelah bertanya ke beberapa warga, termasuk relawan, tidak ada bukti fisik peninggalan sejarah. Tidak ada simbol atau bangunan yang dikeramatkan. Dahulu, kata Mang Dede sekitar tahun 70-an, ada sebuah batu yang yang disebut “BATU SILA” (batu yang menyerupai bentuk manusia seutuhnya seperti sedang bertapa) yang menimbulkan keresahan di masyarakat karena oleh sebagian warga dipakai untuk “meminta sesuatu”. Bahkan menimbulkan ideologi baru di masyarakat. Menurut “mitologi Panawuan”, patung tersebut dulunya adalah orang yang sedang bertapa. Patung yang terletak di pinggir sungai Cikamiri itu, digulingkan ke sungai oleh warga Muhammadiah yang khawatir akan menimbulkan kesesatan di masyarakat. Tempat sumber mata air bersejarah yang memunculkan kata “Pa-NAWU-an” pun sekarang sudah dijadikan rumah warga yang berwarna kuning. Memang, karena airnya sudah kering sejak lama. Tidak jauh dari bekas mata air tersebut, ada Madrasah Diniyah Panawuan dominan warna biru, sesuai dengan warna identitas organisasi Islam yang menaunginya. Di depannya ada mading dengan bingkai kayu dominan warna hijau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-8475565642272244415?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/8475565642272244415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=8475565642272244415' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/8475565642272244415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/8475565642272244415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2007/12/keliling-kampung.html' title='Keliling Kampung'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R3ElWPg6hoI/AAAAAAAAADg/ov-FKAaYq14/s72-c/100_7089.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-3159091237457801526</id><published>2007-12-23T02:41:00.000+07:00</published><updated>2007-12-23T02:46:24.467+07:00</updated><title type='text'>Ini baru permulaan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Hari pertama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;by : Be2n&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;17 Desember 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Wuih, seru banget nih hidup. Tahu kenapa? &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Let me tell u then&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Ceritanya gini, Beben sampe di garut kira-kira jam 8 pagi, tapi itu pun baru nyampe Mesjid Agung Garut belum ke tempat tujuan tugas. Liat-liat Alun-alun Garut sambil nunggu Haris (&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;my partner&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;). Ga lama nunggu akhirnya dia datang juga dan kita langsung cabut menuju Bank BNI. Loh ko ke bank? Bukannya langsung ke tempat tujuan? Tenang, Brur!!! Yang harus di nomor satukan tuh duit, biar kita bisa hidup lebih tenang he he he. Tapi yang namanya keinginan tuh suka ga bisa ditentuin apa bisa kita raih ato ga. Maksudnya? Ya, maksud hati megang duit tapi apa daya duitnya belon bisa diambil alias kudu nunggu sampe hari rabu. Wah kaco banget deh. Kecewa sih kecewa cuman semangat tugas ngalahin semuanya (sumpeh, beben serius). Trus? Daripada panas mulai ngebakar kulit, akhirnya kita langsung ke tempat tujuan. Ok deh bos!!! Soal perjalanannya ga usah diceritain di sini. Alhamdulillah, kita sampe di basecamp dengan selamet ga kurang satu apapun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Salah satu hal yang bikin terharu, terperangah, terkagum-kagum dan bahkan sampe terpesona adalah “&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;first impression&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;” dari orang-orang di basecamp. Sungguh, &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;it’s beyond my imagination&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Tahu knapa bisa ngerasa gitu?Gini, mereka ramah banget, nerima kedatangan kita dengan sambutan yang hangat, walaupun ga pake upacara ama pengalungan bunga he he he. Yang ada di pikiran adalah bahwa mereka tuh orang-orang biasa, eh ternyata saat kita ngobrol walaupun ngaler ngidul, ada satu sisi yang sangat menarik hati. Dengan sgala kepolosan, terbuka tanpa tedeng aling2, selalu diselingi dengan candaan, lepas, bebas tapi setiap &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;statement &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;yang terlontar sungguh dalam, membumi kata orang tua mah. Pernyataan2nya sederhana tapi sangat masuk akal. Sebuah kenyataan yang ngebuka pikiran bahwa ternyata tingkat pendidikan sama sekali ngga nentuin keintelektualan seseorang. Satu manfaat yang bisa didapatkan jika berada di luar dunia kita sendiri. Benar kata nenek beben, beliau pernah ngomong kalo jadi orang tuh &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;“tong kurung batokkeun”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (artinya klo jadi orang jangan berwawasan sempit). Terbukti !!! Beben dapet ilmu baru.Thank’s a lot for a guy who trusted and gave this great chance for me, makasih Pa Fahmi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Belon juga cape ini ilang, kita (Beben ama Haris) dah diajak keliling. Kata Kang Denden (koordinator CDASC Garut) sih biar cepet tau budaya di Kampung Panawuan ini. Emang budaya apaan ya? Ah, ternyata kita diajak ke padepokan silat. Nama padepokannya adalah Padepokan Riksa Raga, sekarang dipimpin oleh Kang Taufik ama Kang Barzah. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Kebetulan, di dalam padepokan mereka lagi latihan. Mereka, baik yang cewe atau yang cowo sama-sama hebat. Kesan yang didapat adalah silat tuh ternyata bener-bener indah sekaligus menakutkan. Loh kok menakutkan? Teranglah, andai beben ngeganggu cewe2 yang jago silat itu, alamat wajah yang udah cakep abis dioperasi plastik ini bisa babak belur, he he he. Beautiful!!! Coba kalo para pejabat yang di atas sana ngeliat langsung gimana silat yang sebenernya, pasti mereka bakal terpesona dan ga tanggung-tanggung tuk ngeluarin dana buat ngelestariin budaya leluhur. Mudah-mudahan satu hari nanti silat bisa go internasional. I hope!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Ilmu dapet, pengalaman baru juga dapet loh. Pengalaman apaan tuh? &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;NGOBOR&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, do u know what ngobor is? Itu loh, cari terus nangkep belut (sebelumnya digebuk dulu), malem2, di tengah sawah, dah hujan lagi. Terang aja pematang sawahnya becek dan itulah yang bikin beben sampe &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;tisoledat&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (terpeleset) 12x (diitung soalnna). &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Cool!!!&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Cape banget,brur!!! Soalnya ga istirahat sama sekali sejak sampe di basecamp. Tapi beben seneng banget, sumpah!!! Karena setelah itu kita goreng tuh belut, trus makan bareng2 relawan. Indah...&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;B&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;E&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;A&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;U&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;T&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;I&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;F&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;U&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;L&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;L&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; kata orang sono mah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Hal-hal ini yang bikin beben semanget dan bikin “PD” buat nyelesein tugas berat ini. Dah ah, beben mo bobo dulu. Ntar bersambung lagi ke jilid 2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: trebuchet ms;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-3159091237457801526?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/3159091237457801526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=3159091237457801526' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/3159091237457801526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/3159091237457801526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2007/12/ini-baru-permulaan.html' title='Ini baru permulaan'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-8334738002333707740</id><published>2007-12-20T23:41:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T00:39:40.696+07:00</updated><title type='text'>Hari Berbagi...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari Keempat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari ini adalah hari istimewa buat agama Islam, Hari Raya Idul Adha, Hari berbagi. Namun bagi saya, hari ini tidak hanya istimewa, tapi sangat istimewa! Sejak kali pertama kuliah tahun 2002 sampe sekarang, saya belum pernah melihat penyembelihan hewan kurban di kampung sendiri pada hari H lebaran. Paling datang setelah lebaran atau tidak sama sekali. Jadi, karena sudah biasa, wajar kalau suara-suara takbir tidak terlalu memengaruhi saya untuk pulang dulu ke rumah meskipun cuma menempuh waktu sekitar 1jam’an lebih dari beskem Panawuan :). Yang menjadikan hari ini sangat istimewa adalah karena berlebaran di tempat yang sama sekali baru, berkumpul dengan orang2 baru, untuk keperluan tugas pula sebagai salah satu dari tim residensi yang saya yakin tidak semua desainer bisa mendapatkan pengalaman seperti kita. Terus terang, sejak kuliah hingga beberapa saat sebelum P Fahmi menjelaskan tentang tujuan proyek ini beberapa waktu lalu, saya selalu bertanya dalam hati: Apa yang bisa berikan kepada masyarakat dengan bidang yang saya geluti (desainer grafis.red)? Mudah-mudahan, pengalaman ini bisa menunjukkan jawabannya...&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30cyPg6huI/AAAAAAAAAEQ/RI6SXuhWNpA/s1600-h/KurbanTea.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151305198265337570" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30cyPg6huI/AAAAAAAAAEQ/RI6SXuhWNpA/s400/KurbanTea.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30ba_g6htI/AAAAAAAAAEI/-j5p-hDj7R0/s1600-h/KurbanTea.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30ba_g6htI/AAAAAAAAAEI/-j5p-hDj7R0/s1600-h/KurbanTea.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30ba_g6htI/AAAAAAAAAEI/-j5p-hDj7R0/s1600-h/KurbanTea.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-8334738002333707740?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/8334738002333707740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=8334738002333707740' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/8334738002333707740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/8334738002333707740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2007/12/hari-berbagi.html' title='Hari Berbagi...'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R30cyPg6huI/AAAAAAAAAEQ/RI6SXuhWNpA/s72-c/KurbanTea.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-6137037295383686111</id><published>2007-12-17T22:01:00.000+07:00</published><updated>2007-12-23T01:54:17.289+07:00</updated><title type='text'>Awal yang indah....</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;17Des-Hari Pertama&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hari ini merupakan hari yang serba “pertama kali” buat saya. Pertama kali ditilang, hari pertama kerja, pertama kali masuk BNI Garut (hehe maksa..) dan “pertama kali-pertama kali” lainnya yang lebih maksa :)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Salam kenal buat residen Padang, Bantul dan Bengkulu!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Meskipun pertama kali datang ke tempat tujuan (beskem), ternyata kegiatan hari ini cukup padat. Dari mulai beres2 apa yang mau dibawa ke Panawuan shubuh tadi di rumah, sampe “ngobor” dan “ngaliwet” dengan relawan2 Panawuan barusan. Mungkin inilah dampak positifnya, karena saya dan Deni asli Sunda, apalagi saya orang Garut asli, tidak membutuhkan waktu terlalu banyak untuk menyesuaikan diri dengan masyarakat Panawuan, khususnya relawan. Saking asyiknya, wajar kalau laporan ini acak-acakan karena setiap “momen” pada hari ini sangat narsis. “Momen ditilang” ingin segera diceritakan kisahnya karena merasa ceritanya paling menarik, “momen di masjid agung” merasa kisahnya paling asyik, begitu juga “si momen-momen” yang lainnya hehe....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Saya dan Deni tidak berangkat bersamaan. Saya berangkat dari rumah (hanya menghabiskan waktu sekitar 1jam), Deni berangkat dari Bandung. Niatnya sih kita berangkat sepagi mungkin. Saya pun sudah siap-siap setelah sholat shubuh. Ternyata kakak sepupu yang mau nganter ke Panawuan, malah bangun kesiangan. Ya terpaksa nunggu sampe dia bangun. Sekitar jam 7an akhirnya dia bangun. Setelah semua siap, kita langsung “tebrang” ke tujuan...wushhhh!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tujuh samudera, 5 benua kita lewati dengan aman dan tentram......cekiiiiiiitttt! motor lagi kenceng-kencengnya eh ternyata ada bapak Pulisi di depan minta kita berhenti. Padahal puncak tugu “Selamat Datang” untuk masuk ke Garut Kota sudah terlihat. Terpaksa kita berhenti dan raut muka sepupu saya pun mendadak merah, saya tahu dia tidak punya SIM. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“STNK?” kata pak Pulisi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Ini pak”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“SIM?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Tidak punya pak”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Ow.....kesana” kata bapak berseragam itu sambil menunjuk ke arah belakang mobil sedan. Sepupu saya pun memahami “isyaratnya”. Dia pergi ke belakang sedan, saya memindahkan motor lebih ke pinggir............................Setelah nunggu kira2 10 menit akhirnya dia pun datang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Sabaraha?” saya tanya, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“dua puluh rebueun meunang nawar” jawab dia bari terlihat sedikit kesal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Baru saja mau tancap gas, hape’ku “menangis”, pasti yang nelpon orang gila. Ternyata bener. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Ris, urang geus nepi di SMA 3”. Kata Deni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Wah ulah didinya, di masjid Agung we, di alun-alun!” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Wuuuuuuuuusssssh! dengan kecepatan yang luarrr biasa, saya pun meneruskan perjalanan yang hanya sekitar 10menitan lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Akhirnya, sampe juga ke pusat kabupaten Garut, alun-alun. Sambil nunggu Deni, saya dan sodara pun duduk di gerbang timur alun-alun yang persis di seberangnya adalah Lembaga Pemasyarakan. Sambil menghisap rokok dan menatap dinding2 LP yang tingginya sekitar 4-5 meter (meureun...), sesekali angkot menghalangi pandangan kami. Setelah beberapa menit berlalu, ternyata Deni belum datang juga. Saya lalu berjalan-jalan di sekitar alun-alun sekalian mencari beliyaw, ehhh baru saja 33 langkah (ngarang lagi hehe..), saya melihat sesosok manusia yang tak asing sedang melambai-lambaikan tangan terhadapku yu...ternyata dia nunggu di pintu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;utara...ya iyalah ga bakal ketemu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dreeennnn....kita bertiga pergi ke BNI di Jl. Ahmad Yani yang tidak jauh dari alun-alun, sekitar 150an meter. Dan ternyata, bukan duit yang di dapat, tapi perut melilit karena tadi lupa tidak sarapan (banyak). Kita pun langsung berangkat ke Panawuan yang katanya hanya berjarak 1km dari pusat kota Garut.. Sebelum sampe ke beskem, hanya beberapa ratus meter, kita berhenti dulu untuk nelpon Denden, fasilitator CDASC Garut yang katanya akan menjemput kita. Ternyata dia bilang tunggu beberapa saat karena sedang mengerjakan sesuatu. Sambil menikmati sebatang rokok, pandangan2 kita tertuju pada puncak2 bangunan dan tower selular (memang tidak setingggi gedung2 di Bandung atau Jakarta, apalagi New York hehe...) yang berada di kota dan daerah sekitarnya. Saya yakin, pemandangan2 itu akan lebih indah dipandang dari Kampung Panawuan karena dari tempat kita nunggu Denden sekarang, menuju ke Kampung Panawuan menanjak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sekitar 15menitan menunggu, waktu di hape saya menunjukkan jam 10.22, orang yang ditunggu datang juga. Setelah sama-sama memperkenalkan diri (sebelumnya cuma ngobrol lewat sms &amp;amp; telefon), kita pun berangkat menuju kampung yang katanya dianugerahi tanah pertanian yang subur dengan ketinggian kurang lebih 725m di atas permukaan laut ini. Dalam perjalanan, sesekali saya menengok ke belakang menikmati pemandangan kota Garut yang semakin jelas terlihat. Prediksi tadi memang benar, di sini terlihat jauh lebih indah. Baru saja menikmati keindahan itu, eh... ternyata kita sudah sampai ke tujuan, saya harap kita bisa lebih jauh lagi ke tujuan. Tapi saya sadar, ternyata saya belum tahu apa-apa tentang daerah saya sendiri. Dan semakin merasa tidak tahu apa2 ketika ngobrol dengan relawan2 yang sangat menyambut kami dengan sangat akrab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ketika kita sampe di beskem, ada beberapa relawan yang sedang ngobrol. Masing-masing memperkenalkan dirinya dengan ramah, ada Kang Didin yang rumahnya dijadikan beskem ini, kang Ucup dan Ferry. Seseorang langsung keluar, ternyata dia dari warung membeli teh botol. Tanpa basa basi dan rasa canggung, kita pun langsung ngobrol, tapi kita coba untuk lebih banyak mendengarkan. Anggapan sementara saya secara pribadi, sepertinya masyarakat di sini sangat terbuka dalam segala hal. “Didieumah sagala ge aya, tinu alus jeung nu gorengna. Nu brutal jeung nu bageur, nu mabok, nu sok judi, bahkan PSK ge aya, santrina loba, ustad loba” tutur kang Didin yang merupakan ketua Karang Taruna di kampung Panawuan. Masyarakat di sini memang sepertinya terbuka terhadap hal-hal baru. Pendapat tersebut di “iyakan” oleh kang Didin yang sepertinya sangat mengenal kampungnya ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sementara yang lain masih ngobrol, saya membuka tas untuk mengambil beberapa majalah desain grafis Concept dan buku2 lain tentang desain. Kemudian saya simpan di atas meja di hadapan mereka. Sementara relawan-relawan yang lain satu persatu datang. Beberapa detik kemudian, tak satu pun dari buku2 tersebut berada di atas meja karena relawan2 di sini mengambilnya untuk dibaca atau sekedar melihat-lihat. Untuk waktu yang cuku lama, beskem pun terasa hening karena masing-masing sedang sibuk membaca buku2 yang saya bawa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Adzan dzuhur memecah kesunyian kami, Denden pun mengajak kami ke rumahnya yang katanya tidak terlalu jauh dari sini. Dari sini saya mulai tahu bahwa Kampung Panawuan itu tidak cuma satu. Beskem tadi termasuk kampung Panawuan Lebak (bawah), sedangkan rumah Denden termasuk Panawuan Tonggoh (Atas). Wahhhh.....ternyata kita diajak ke sana untuk makan! Aciiikkk! Obrolan di beskem tadi membuat lupa bahwa saya lappparrr. SMP, Sudah Makan Pulang hikhiks...Denden mengajak kita ke beskem Panawuan Tonggoh. Lagi-lagi ada kejutan, ternyata beskem CDASC punya 3 tempat di Garut. Panawuan Lebak, Panawuan Tonggoh, satu lagi di pusat kota Garut yang namanya kampung Lio. Lokasi beskem Panawuan Atas sangat dekat dengan rumah Denden ternyata. Dari sini, pemandangannya lebih indah karena letaknya sedikit lebih atas. Juga, beskemnya berada di sisi kampung, sehingga tidak ada yang menghalangi pandangan kita ke kota Garut yang ada di bawah kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Masyarakat Panawuan Lebak ternyata tidak hanya terkenal dengan berasnya. Kampung ini juga terkenal dengan seni beladiri Pencak Silat yang telah menetaskan jawara-jawara dan mampu mengukir prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan bahkan mancanegara. Nama perguruannya adalah Paguron Pencak Silat Putra Siliwangi yang merupakan warisan seorang tokoh Silat Garut Kenamaan bapak Mahmud (Alm) yang diteruskan oleh Kang Taufik dan Kang/Ki Barzah. Selai jago silat, Kang Barzah juga ketua RW 07. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Cerita tentang Pencak Silat tadi membuat saya dan Deni tertarik untuk mengunjungi Paguron tersebut. Setelah adzan Ashar, relawan2 beskem Lebak pun mengajak kami mengunjungi Paguron yang masih termasuk kawasan RW 07 itu. Kebetulan hari ini, ada kegiatan latihan. Awalnya kita berangkat berlima termasuk kang Barzah, melewati jalan gede di kampung ini. Berjajar ke samping, sehingga menghalangi kendaraan yang mau lewat. Tapi kita merasa tenang, karena ada kang Barzah hehe....Hujan rintik-rintik menambah dramatis perjalanan kami, semua saya lihat pake jaket atw sweeter. Jika di foto dari depan, mungkin kita seperti... boyband yang senang melantunkan lagu2 cengeng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sampailah kita di tempat tujuan. Musik pengiring khas Pencak Silat seperti menyambut kedatangan kami, ge err.... Padahal bukan :) ....musik mereka sedang mengiringi lima orang remaja putri berkerudung sedang memperagakan gerakan2 Pencak Silat. Dilihat sepintas, para remaja berkerudung itu terlihat kalem. Padahal mereka adalah “pendekar” silat. Saya berbisik kepada Deni, “matakna, jeung urang Garut mah ulah macem-macem hehe...”. Kebetulan juga, di situ ada Kang Taufik Mahmud yang merupakan guru di Paguron ini, beliau juga adalah kakaknya kang Barzah. Sambil liat pertunjukkan, Deni ngobrol sama relawan dan kang Taufik, saya sesekali memotret pertunjukkan yang kadang menunjukkan gerakan2 berbahaya itu. Apalagi ketika 2 orang anak sekitar umur 8 tahunan (atau mungkin kurang) “bertarung” menggunakan golok dan tongkat. Membuat saya dan Deni “nyengir” (palalaur). Seringkali orang2 di ruangan itu, memberi tepuk tangan, apalagi untuk gerakkan2 yang “hebat”. Namun sayang, kami tidak bisa memotret semua gerakkan2 berbahaya yang mereka peragakkan karena kami tidak tahu kapan adegan tersebut dilakukan, semuanya terjadi terlalu cepat. Sekali lagi, saya memang tidak tahu apa-apa tentang salah satu kebudayaan lokal yang “sangat mengagumkan” ini. Apa yang mereka (pendekar2 ini) cari dengan mempelajari bela diri ini?? Saya yakin bukan prestasi apalagi uang. Kalau berbicara masalah uang, kata Kang Barzah, toh pemerintah daerah lebih rela memberikan uangnya untuk mendukung konstentan penyanyi dangdut di salah satu TV swasta beberapa tahun yang lalu, yang katanya sampe miliaran rupiah, woww! Mungkin hanya karena mendapat publikasi? Tapi jika ada atlet Pencak Silat (juga bidang olahraga lain) berprestasi, kopi-kopi hideungna atuh nya lumayan....dari pada henteu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kembali ke pertanyaan tadi....Apa yang mereka cari kalau bukan untuk mempertahankan kebudayaan asli daerahnya??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Setelah latihan selesai, kami pun berniat kembali lagi ke beskem. Ternyata jalan pulangnya tidak melewati jalan besar, tapi melalui gang-gang kecil di antara rumah warga. Sampailah kita di rumah berwarna hijau dengan pagar dari bambu. Usut punya usut, ternyata itu adalah rumah teh Yanti yang adalah salah satu relawan juga di sini. Kita dipersilahkan masuk ke dalam sambil memperkenalkan diri. Kita masuk, yang punya rumah malah keluar. Asyyikkkk lagi...ternyata teh Yanti datang lagi membawa kacang, kopi, dan brownis panas wuuuuuaahhh hhanas...mmmmmhhhmm...wuenak...dingin-dingin gini makan brownis panas. Itu sih ekspresi dalam hati aja hehe....tetep aja ga berani sabet ini itu da sieun dianggap rewog, kakara kenal deuih...Saya dan Deni baru tahu kalau tujuan kita ke sini untuk membicarakan tentang tempat tinggal kita berdua. Wah, kita sangat tersanjung, warga di sini sangat ramah-ramah. Bukannya tidak menghormati tawaran warga, tapi saya dan Deni cukup tinggal di beskem Lebak saja sementara ini, sekaligus mengamati kegiatan di beskem selama 24jam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Adzan maghrib pun tiba, kami kembali ke beskem Lebak. Para relawan mengajak kita “ngobor” (menangkap belut pake obor, tapi sekarang kebanyakan pake patromak). Wah asik kayaknya! Terakhir kali ngobor waktu SMP duluuuu sekali waktu masih imut-imutnya hehe...ga penting. Kebetulan rumah dulu di tengah persawahan banget. Jadi “sono” kata orang Sunda mah. Ternyata di kampung Panawuan, ngobor masih jadi kebiasaan warga. Terbukti, selain kami, terlihat beberapa petromak menyala di tempat lain. Memang setelah habis hujan, cahaya bulan agak gelap, Belut biasanya suka “nongkrong” ke permukaan. Makanya, pada cuaca seperti ini, Surti dan Tejo enggan untuk mojok di pematang sawah hehe....karena banyak yang ngoborrr.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pematang sawah yang kecil, licin, seringkali membuat kami terpeleset, apalagi Ilustrator kita wekwekwew....... Tapi semuanya membuat kita tertawa, dan yang tertawa paling kenceng biasanya juga ikut terjatuh hahahaha! Yang tak pernah jatuh hanya sang komandan pembawa patromak (maaf, saya tidak menanyakan namanya tadi), mungkin karena sudah pengalaman. Yang lain merayap, dia berlari. Memang, siapapun juga ada ahlinya, walaupun cuma “sekedar” berlari di pematang sawah apalagi malam hari, saya yakin tidak semua orang menganggapnya gampang. Hal sekecil apapun patut dicoba, itung-itung cari inspirasi. Mungkin saja Azis Zamrud terinspirasi menciptakan lagu “Surti Tejo” setelah beliau ngobor? Atau mungkin bagi orang lain, kebiasaan ini cukup unik, bukan? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sreng....sreeengngng.....sang fasilitator kita memang serba bisa, selain mengatur kegiatan yang berhubungan dengan CDASC, dia juga sepertinya jago masak. Setelah dibumbui dengan tujuh macam rempah, bunga dan jampi-jampi, belut hasil tangkapan tadi pun digorengnya dengan penuh semangat. Semangat karena laparr mungkin :)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Semua beres, kita pun makan bersama dengan menu istimewa. Belut, tempe goreng, kancing lepis, sambal, kerupuk, dll. Wahhh, kebersamaan dengan orang-orang baru yang menyenangkan. Sungguh awal yang indah... mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar ke depan....mohon doa restu..! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-6137037295383686111?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/6137037295383686111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=6137037295383686111' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/6137037295383686111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/6137037295383686111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2007/12/awal-yang-indah_22.html' title='Awal yang indah....'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3841766574882330253.post-5197163962637250354</id><published>2007-12-17T02:04:00.000+07:00</published><updated>2007-12-23T02:37:55.684+07:00</updated><title type='text'>Gambar Hari Pertama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21h7vg6hZI/AAAAAAAAABo/3hl3Tt1RLwY/s1600-h/5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21h7vg6hZI/AAAAAAAAABo/3hl3Tt1RLwY/s320/5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146877628149040530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21g5vg6hWI/AAAAAAAAABQ/msBCOY--y1g/s1600-h/2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21g5vg6hWI/AAAAAAAAABQ/msBCOY--y1g/s320/2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146876494277674338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21gLfg6hVI/AAAAAAAAABI/3_Rv-UpyuZ8/s1600-h/1.PNG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21gLfg6hVI/AAAAAAAAABI/3_Rv-UpyuZ8/s320/1.PNG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146875699708724562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21jjPg6hhI/AAAAAAAAACo/YZFS_Y6O43k/s1600-h/15.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21jjPg6hhI/AAAAAAAAACo/YZFS_Y6O43k/s320/15.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146879406265501202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21jR_g6hgI/AAAAAAAAACg/_a71ywD5QTo/s1600-h/16.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21jR_g6hgI/AAAAAAAAACg/_a71ywD5QTo/s320/16.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146879109912757762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21hdPg6hYI/AAAAAAAAABg/okcZg2gV2u4/s1600-h/4.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21hdPg6hYI/AAAAAAAAABg/okcZg2gV2u4/s320/4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146877104163030402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21hIPg6hXI/AAAAAAAAABY/cA7ScoNpNmo/s1600-h/3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21hIPg6hXI/AAAAAAAAABY/cA7ScoNpNmo/s320/3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146876743385777522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21jGPg6hfI/AAAAAAAAACY/f-j2jXwfaB0/s1600-h/17.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21jGPg6hfI/AAAAAAAAACY/f-j2jXwfaB0/s320/17.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146878908049294834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21i7vg6heI/AAAAAAAAACQ/nwYB8-kUObI/s1600-h/18.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21i7vg6heI/AAAAAAAAACQ/nwYB8-kUObI/s320/18.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146878727660668386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21im_g6hcI/AAAAAAAAACA/jbevgfCUD_4/s1600-h/8.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21im_g6hcI/AAAAAAAAACA/jbevgfCUD_4/s320/8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146878371178382786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21ibPg6hbI/AAAAAAAAAB4/9nJZJMjTb6U/s1600-h/7.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21ibPg6hbI/AAAAAAAAAB4/9nJZJMjTb6U/s320/7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146878169314919858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21iGvg6haI/AAAAAAAAABw/pIJVw6ppwCk/s1600-h/6.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21iGvg6haI/AAAAAAAAABw/pIJVw6ppwCk/s320/6.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146877817127601570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21ktPg6hnI/AAAAAAAAADY/Rr4HHRIIY1M/s1600-h/9.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21ktPg6hnI/AAAAAAAAADY/Rr4HHRIIY1M/s320/9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146880677575820914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21khvg6hmI/AAAAAAAAADQ/E1YZSV8KRHM/s1600-h/10.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21khvg6hmI/AAAAAAAAADQ/E1YZSV8KRHM/s320/10.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146880480007325282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21kXfg6hlI/AAAAAAAAADI/1wtlAgu590A/s1600-h/11.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21kXfg6hlI/AAAAAAAAADI/1wtlAgu590A/s320/11.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146880303913666130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21kMPg6hkI/AAAAAAAAADA/EZn6gUIkLXc/s1600-h/12.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21kMPg6hkI/AAAAAAAAADA/EZn6gUIkLXc/s320/12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146880110640137794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21kAvg6hjI/AAAAAAAAAC4/qRIEGvDA4oM/s1600-h/13.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21kAvg6hjI/AAAAAAAAAC4/qRIEGvDA4oM/s320/13.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146879913071642162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21ixvg6hdI/AAAAAAAAACI/NSQaGn5Z_M8/s1600-h/9.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21ixvg6hdI/AAAAAAAAACI/NSQaGn5Z_M8/s320/9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146878555861976530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21j1vg6hiI/AAAAAAAAACw/bWBQO9bVpsg/s1600-h/14.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21j1vg6hiI/AAAAAAAAACw/bWBQO9bVpsg/s320/14.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146879724093081122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3841766574882330253-5197163962637250354?l=30harimencariintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/feeds/5197163962637250354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3841766574882330253&amp;postID=5197163962637250354' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/5197163962637250354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3841766574882330253/posts/default/5197163962637250354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://30harimencariintan.blogspot.com/2007/12/gambar-hari-pertama.html' title='Gambar Hari Pertama'/><author><name>Haris Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00000224386003338272</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/SyCEXULIecI/AAAAAAAAAIA/bpLvGdK5E7c/S220/Haris_fullcolor3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nbj-HexYIN4/R21h7vg6hZI/AAAAAAAAABo/3hl3Tt1RLwY/s72-c/5.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
